Harga Minyak US$ 130, AirAsia Belum Naikkan Harga Tiket Pesawat
Jakarta - Maskapai penerbangan Indonesia AirAsia mengaku masih sanggup menahan kenaikan harga tiket pesawat sampai batas harga minyak di level US$ 130 per barel. Namun perseroan tetap merisaukan kenaikan harga minyak dunia.
Presiden Direktur perseroan Dharmadi mengatakan, biaya bahan bakar memiliki porsi 30% dari seluruh biaya yang dikeluarkan perseroan. "Karena itu, isu bahan bakar ini menjadi concern buat kami," ujarnya dalam jumpa pers di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (3/3/2011).
Dijelaskan Dharmadi, untuk bahan bakar batas bujet AirAsia adalah US$ 110 per barel. "Kalau harga minyak tak melebihi US$ 110 maka target pendapatan kami bisa naik 15% dengan harga tiket pesawat yang sama," jelasnya.
Namun jika harga minyak naik terus menembus US$ 110 per barel, namun tak sampai melewati US$ 130 per barel, perseroan masih bisa menahan harga tiket pesawat karena bisa memberi subsidi dari penjualan makanan dan merchandise di pesawat.
"Kalau di atas US$ 130 kita akan menghitung tiap dolar kenaikannya ke harga tiket pesawat. Perkiraannya untuk penerbangan 2 jam, harga tiket pesawat akan naik Rp 60 ribu," kata Dharmadi.
(dnl/qom)
Sumber : http://www.detikfinance.com/read/2011/03/03/131615/1583864/4/harga-minyak-us--130-airasia-belum-naikkan-harga-tiket
Jakarta - Maskapai penerbangan Indonesia AirAsia mengaku masih sanggup menahan kenaikan harga tiket pesawat sampai batas harga minyak di level US$ 130 per barel. Namun perseroan tetap merisaukan kenaikan harga minyak dunia.
Presiden Direktur perseroan Dharmadi mengatakan, biaya bahan bakar memiliki porsi 30% dari seluruh biaya yang dikeluarkan perseroan. "Karena itu, isu bahan bakar ini menjadi concern buat kami," ujarnya dalam jumpa pers di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (3/3/2011).
Dijelaskan Dharmadi, untuk bahan bakar batas bujet AirAsia adalah US$ 110 per barel. "Kalau harga minyak tak melebihi US$ 110 maka target pendapatan kami bisa naik 15% dengan harga tiket pesawat yang sama," jelasnya.
Namun jika harga minyak naik terus menembus US$ 110 per barel, namun tak sampai melewati US$ 130 per barel, perseroan masih bisa menahan harga tiket pesawat karena bisa memberi subsidi dari penjualan makanan dan merchandise di pesawat.
"Kalau di atas US$ 130 kita akan menghitung tiap dolar kenaikannya ke harga tiket pesawat. Perkiraannya untuk penerbangan 2 jam, harga tiket pesawat akan naik Rp 60 ribu," kata Dharmadi.
(dnl/qom)
Sumber : http://www.detikfinance.com/read/2011/03/03/131615/1583864/4/harga-minyak-us--130-airasia-belum-naikkan-harga-tiket
ARTIKEL TERKAIT:

0 komentar:
Posting Komentar
Tiket Pesawat Kamu dot Com adalah travel agent harga tiket pesawat murah dan promo.
Booking tiket online dapat anda lakukan dengan operator tiket pesawat kami yang sedang online
Buruan Reservasi.. sebelum kehabisan seat di harga yang sudah anda dapatkan.